Sabtu, 08 Mei 2010

Tenggelamnya kapal Yamato kapal terbesar buatan kekaisaran jepang

Berikut adalah ringkasan pendek mengenai tenggelamnya Kapal Yamato milik kekaisaran Jepang.

Tragedi tenggelamnya Kapal Yamato
Kapal perang Yamato berangkat tanggal 6 April 1945 dalam operasi Ten-Go menuju pantai Okinawa yang pada waktu itu mulai diserang AS secara besar-besaran. Jepang yang waktu itu memang sudah sangat terjepit dan angkatan udaranya boleh dikatakan sudah lumpuh, hanya menyertakan light cruiser Yahagi dan delapan kapal perusak untuk mengawal kapal Yamato. Komandan kapal dan seluruh awal kapal Yamato memang sudah mengetahui bahwa tanpa perlindungan pesawat2 angkatan udara, misi ini sama saja dengan misi bunuh diri. Dan mereka juga merasa bahwa misi Ten-Go ini adalah misi terakhir mereka bersama kapal perang kebanggaan mereka Yamato. Armada kapal perang Yamato ini terdeteksi oleh kapal selam AS, malam hari itu juga. Dan pada pagi hari tanggal 7 April 1945 pukul 08.30 waktu setempat, AS mulai meluncurkan pesawat-pesawat tempur/pembomnya dari 2 kapal induk mereka yaitu USS Hornet dan USS Bennington untuk menghadang dan menenggelamkan armada Yamato. Pukul 10 lewat, pertempuranpun dimulai! Pesawat2 AS mulai membom dan mengirimkan torpedo dari udara untuk menghancurkan kapal Yamato dan para kapal pengawalnya. Dalam melakukan aksi dive dalam menyerang kapal perang Yamato, pesawat2 AS sebisa mungkin membentuk sudut 90o, yang membuat meriam-meriam anti serangan udara pada kapal-kapal armada Yamato mengalami sedikit kesulitan dalam menembak pesawat2 AS tersebut. Dan juga dalam menyerang dan merusak kapal Yamato, AS menyerangnya sebisa mungkin hanya dari satu sisi saja, sehingga jikalau akan tenggelam, dan kapal Yamato mulai kebanjiran, maka sistem penanganan anti-banjir di kapal tersebut akan susah berfungsi karena kapal miring ke satu arah! Ini yang menyebabkan pada akhirnya sekitar pukul 14.00, komandan kapal Yamato memerintahkan awaknya untuk meninggalkan kapal, karena kapal sudah tidak dapat diselamatkan lagi. Dari 2778 awak kapal Yamato, hanya 280 saja yang berhasil diselamatkan. Bukan itu saja, dari armada Yamato yang tersisa, hanya tinggal 4 kapal perusaknya yang selamat, 4 kapal perusak lainnya dan juga light curiser Yahagi ikut tenggelam bersama kapal perang Yamato, kapal perang kebanggaan mereka! Dalam menenggelamkan kapal Yamato ini, AS sama sekali tidak melibatkan kapal-kapal perang angkatan lautnya. Sungguh tragis, akhir drama dari kapal perang terbesar yang pernah dibuat manusia sampai saat ini! Dan terlebih lagi, dengan tenggelamnya kapal perang Yamato ini, yang merupakan kartu as terakhir bagi angkatan perang kekaisaran Jepang, maka kekalahan angkatan perang Dai Nippon hanya tinggal menghitung hari saja…….
Diposting oleh Crisz Rx 2000 di 20.54 |